GURAMI BUMBU KUNING

 


Resep Gurame Pindang Kuning 🐟
by @vv_luv_eatntravel

Bhn:
2ekor gurame @ 600gr...kerat2 bdnnya lalu lumuri air nipis & sdkt garam
5bh tomat ijo/ belimbing syr ptg kecil
3lbr d salam
3 lbr d jeruk
2btg sereh dikeprek
2sdm asam jawa larutkan dgn sdkt air
Garam lada & kaldu jamur
1ltr Air
10bh rawit ptg kecil
2genggam daun kemangi

Bumbu dihaluskan:
10bh bwg merah
2bh bwg putih
3cm lengkuas
2cm jahe
5cm kunyit
5btr kemiri
8bh cb kriting
5bh cb rawit

Cara:
1. Rebus air dlm kuali smp mendidih masukkan bumbu halus, d jeruk, d salam & sereh...aduk rata & tggu smp mendidih
2. Masukkan ikan,air asam, tomat ijo, cb rawit iris & semua bumbu...test rasa..masak smp ikan mtg lalu masukkan kemangi...aduk rata..angkat
3. Gurame Pindang Kuning siap dihidangkan.

Share:

DEEPAVALI HOLYDAY

 

Pencerahan tentang perayaan Deepavali.

(Biar makin paham aja ya)

MAKNA HARI SUCI DEEPAVALI

Deepavali berarti "serangkaian cahaya" dan berasal dari 'Diipaa' "cahaya, lampu" dan 'aavali' "seri, baris". Deepavali dirayakan oleh umat Hindu di masa lalu dan disebutkan dalam sastra seperti Padma Purana dan Skanda Purana.

Sebagai salah satu festival utama bagi umat Hindu se-Dunia, secara spiritual ia menandakan kemenangan cahaya atas kegelapan, kebaikan atas kejahatan, pengetahuan atas ketidaktahuan, dan harapan atas keputusasaan. Persiapan untuk perayaan dan yajna biasanya berlangsung selama lima hari, tetapi malam yang utama pada perayaan Deepavali bertepatan dengan malam yang paling gelap, malam Tilem dalam Kalender Hindu Lunisolar.

Deepavali dirayakan baik oleh umat Hindu, Jain, dan Sikh dan beberapa umat Buddha untuk menandai peristiwa sejarah yang berbeda-beda tetapi semua melambangkan kemenangan cahaya atas kegelapan, pengetahuan atas ketidaktahuan, kebaikan atas kejahatan, dan harapan atas keputusasaan.

Pemaknaan spiritual dari Deepavali dapat bervariasi secara regional, tergantung pada landasan filsafat atau perguruan ajaran Dharma, kejadian dalam sejarah, legenda, dan keyakinan. Pemaknaan Deepavali, di antara lain, adalah sebagai berikut;

KEMBALINYA SRI RAMA, SITA DAN LAKSHMANA

Hindu di seluruh dunia merayakan Deepavali untuk menghormati kembalinya Sri Rama, istrinya Sita dan saudaranya Lakshmana dari pengasingan selama 14 tahun setelah Sri Rama mengalahkan Rahwana. Untuk menghormati kembalinya Sri Rama, Sita dan Laksmana dari Lanka dan untuk menerangi jalan mereka, warga desa menyalakan lampu minyak (Dipa) untuk merayakan kemenangan kebaikan atas kejahatan.

KEMBALINYA PARA PANDAVA

Deepavali juga merayakan kembalinya para Pandava setelah 12 tahun pengasingan, Vanvas, dan satu tahun "Agyatavas" di Mahabharata.

LAKSHMI

Selanjutnya, Deepavali terkait dengan perayaan Lakshmi, yang dihormati di antara umat Hindu kita sebagai Devi kemakmuran / kekeyaan batin dan istri Deva Vishnu. Bersama dengan Devi Lakshmi, umat Hindu membuat persembahan kepada Ganesha, yang melambangkan awal yang beretika dan kekuatan yang tanpa rasa takut dapat hilangkan segala rintangan; Saraswati, yang mewujudkan inspirasi, sastra, seni, musik dan pembelajaran, dan Kubera, yang melambangkan pembukuan, manajemen harta kekayaan, baik secara fisik maupun spiritual.

VISHNU

Deepavali melambangkan saatnya Vishnu kembali kepada Lakshmi dan tempat tinggal mereka di Vaikuntha; sehingga mereka yang menyembah Lakshmi dapat menerima manfaat dari suasana hati yang baik, dan oleh karena itu diberkati dengan kekayan batin, kesehatan mental, fisik dan material selama satu tahun ke depan.

KALI / DURGA

Ada pula yang merayakan Deepavali dengan cara memuja Devi Kali atau Devi Durga sebagai Adi-Shakti yang mengalahkan Mahishasura, dalam rangkaian festival Kali Puja / Durga Puja.

SRI KRISHNA

Sri Krishna dirayakan pula pada Deepavali karena mengalahkan Narakasura. Orang menandai Gunung Govardhan, dan merayakan berbagai kejadian dalam sejarah tentang Sri Krishna. Hari raya Govardhan Puja dirayakan, dengan 56 atau 108 masakan yang berbeda yang disiapkan, dipersembahkan kepada Sri Krishna, kemudian berbagi dan dirayakan oleh masyarakat setempat.

YAMA DAN NACHIKETA

Beberapa Hindu mengasosiasikan Deepavali dengan legenda Yama dan Nachiketa pada malam Deepavali. Pemaknaan dalam cerita Nachiketa kembali lagi kepada kebenaran dan kepalsuan, kekayaan spiritual yang sejati dan kekayaan material yang sementara dan pengetahuan melawan kebodohan. Cerita tersebut tercatat dalam Katha Upanishad.

TAHUN BARU

Dalam beberapa bagian tertentu di dunia, festival Deepavali menandai awal tahun baru Hindu.

Jadi peristiwa sejarah dan legenda sebagai landasan untuk merayakan Deepavali bervariasi. Namun, mereka semua mengarahkan kepada sebuah kesan penuh dengan sukacita. Perayaan Deepavali yang cemerlang dan bercahaya menjadi sebuah pengingat akan pentingnya pengetahuan, mulat sarira, perbaikan diri, mengetahui dan mencari jalan yang baik dan benar dalam kehidupan ini. Ini adalah sebuah metafora untuk menolak kejahatan, untuk menghilangkan kegelapan dan mewujudkan belas kasih kepada yang lain. Deepavali adalah sebuah perayaan cahaya batin atas kegelapan spiritual, pengetahuan atas kebodohan dan kebenaran atas kepalsuan.

Deepavali adalah sebuah penegasan kembali yang meriah dari keyakinan umat se-Dharma seluruh dunia, bahwa pada akhirnya Kebenaran akan selalu Jaya.

Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia.

 

Share:

SOTO BANDUNG

 

SOTO BANDUNG, KOMPLIT, TANPA BUMBU ULEK, BENING, SEGER.


https://youtu.be/oj0JfG9qhBs

Share:

ROTI TANPA OVEN

 

BREAD in a pan WITHOUT an oven! Homemade delicious bread. Recipe for white bread.


https://youtu.be/yUJ-CVzHO94

 

Share:

ROTI TAWAR JADI ROTI BOY

 

LAGI VIRAL BANGET!!! ROTI BOY TOAST!! Semua pasti bisa buat!!


https://youtu.be/-XCOAK6fTHw

 

 

 

Buat Yang Praktis Dan Cepat! Coffee Toast/ Roti Boy


https://youtu.be/j2DJDQrdex8

 

TANPA OVEN!!! Bikin ROTI BOY TOAST VIRAL!! Mudah dan Cepat!!


https://youtu.be/EdtUS6m-GIE

VIRAL MILO LUMER 



https://youtu.be/fiegzjhFiPU

VIRAL!!! LUMERR dan BUATNYA SANGAT MUDAH – MILO LAVA TOAST – EKONOMIS

https://youtu.be/fiegzjhFiPU


Share:

TIPE MANUSIA

 




4 MACAM TIPE MANUSIA.

1). Huang Ti Sen, Huang Ti Gu (Badan raja, tulangnya juga tulang raja).

Golongan ini untuk, orang kaya dan jiwanya juga kaya dan bisa menggunakan kekayaannya untuk dinikmati, juga mau berbuat Amal/ Kebajikan.

 

2) Huang Ti Sen, Ji Kai Gu (Badan raja, tapi tulang pengemis ).

Golongan ini menggambarkan, orang kaya tapi nggak bisa menikmati uangnya. Kerjanya sibuk terus menerus untuk mencari uang. Jangankan untuk berbuat kebajikan, setiap tindakannya saja dihitung untung ruginya. Memiliki mobil bagus cuma bisa dielus-elus saja, malah banyak supir atau pegawainya yang pakai. Dunianya cuma toko atau tempat kerjanya. Tahu-tahu sudah tua. (Banyak nih yang model gini disekeliling kita).

 

3) Ji Kai Sen, Huang Ti Gu (Badan pengemis, tapi tulang raja).

Golongan ini menggambarkan, orang-orang yang secara materi biasa-biasa saja, tapi bisa menikmati hidupnya. Walaupun hidupnya pas-pasan, tapi bermental kelimpahan dan berjiwa sosial.

4) Ji Kai Sen, Ji Kai Gu ( Badan pengemis, tulang juga pengemis ).

Golongan ini paling parah, sudah miskin bermental pengemis, sudah nggak punya duit, mentalnya minta dikasihani terus, istilah kerennya bermental poor me atau kasihanilah saya.

Dalam menjalani kehidupan ini, jika kita benar-benar menjalankan ajaran kebajikan dengan benar, maka tidak mungkin bisa sampai terpuruk. Yang mesti diingat bahwa, tidak punya uang itu hanya bersifat sementara, tapi kalau merasa miskin itu mental yang akan terus menempel dalam Pikiran dan Perbuatan. Belajarlah hidup chin chai.

Orang tua selalu menasehati kita kalau mau hidup banyak sahabat, relasi yang baik, keluarga harmonis, dagangan lancar dan hidup menjadi santai dan enjoy, maka jadilah orang yang chin chai artinya tidak terlalu banyak perhitungan plus Easy Going.

 

Share:

TAHU SAOS TIRAM

 

Bakso Tahu Gampang Bikinnya, Murah Meriah, Irit Modal Rasa Gak Kalah Dengan Bakso Daging


https://youtu.be/QCNHYoDlvhE




SEMENJAK TAHU DI BIKIN BEGINI SEMUA KETAGIHAN JADI LAHAP MAKAN⁉️ TAHU SAUS TIRAM


https://youtu.be/RebzaPosWQ8

 Resep Tahu walik ekonomis⁣⁣⁣

⁣By @ummu.naneha⁣⁣⁣
⁣⁣
Bahan:⁣⁣⁣
- 100gr tepung bumbu serba guna (bebas merek apa saja).⁣⁣⁣
- 10 buah tahu ( digoreng).⁣⁣⁣
- 1 butir telur.⁣⁣⁣
- daun bawang iris secukupnya⁣⁣⁣
.⁣⁣⁣
.⁣⁣⁣
Cara buat:⁣⁣⁣
- Campur tepung,telur dan daun bawang aduk sampai tercampur rata.⁣⁣⁣
- Balik tahu yang sudah digoreng lalu masukkan adonan yg telah tercampur tadi.⁣⁣⁣
- Dan goreng dengan minyak panas. ⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Selamat mencoba Bunda.⁣⁣⁣













Share:

Contact Us

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Powered by Blogger.

About Me

My photo
My Name is NI NENGAH DESSI.I am a blogger.Female.I am a Balinese.Indonesia is my country.

SEGEHAN HARI RAYA NYEPI

  Kemarin banyak yang tanya Segehan yg 11tanding itu untuk dimana Ini saya share ulang yang lebih lengkap. ✓ Tri Mala Paksa, yaitu Bhuta Buc...