Showing posts with label HINDU. Show all posts
Showing posts with label HINDU. Show all posts

DAKSINA

 


DAKSINA  UNSUR DAN MAKNANYA

 

Daksina merupakan tapakan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, dalam berbagai manifestasi-Nya dan juga merupakan perwujudan-Nya. Daksina mempunyai beberapa fungsi atau tujuan yaitu sebagai berikut:

 

• Permohonan kehadapan Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa agar Beliau berkenan melimpahkan wara nugrahaNya.

• Sebagai persembahan atau tanda terima kasih yang dalam “Yadnya Patni”, disebutkan daksina selalu menyertai banten-banten yang agak besar dan sebagainya perwujudan atau pertapakan.

• Dalam lontar Yadnya Prakerti disebutkan bahwa Daksina melambangkan Hyang Guru/Hyang Tunggal.

 

Unsur-Unsur Daksina:

• Alas bedogan/srembeng/wakul/katung, terbuat dari janur/slepan yang bentuknya bulat dan sedikit panjang serta ada batas pinggirnya.

• Tampak, dibuat dari dua potongan janur lalu dijahit sehinga membentuk tanda tambah.

• Beras, yang merupakan makanan pokok melambang dari hasil bumi.

• Bedogan/srobong, terbuat dari janur/slepan yang dibuta melingkar dan tinggi, seukuran dengan alas wakul.

• Pisang, Tebu dan Kojong, adalah simbol manusia yang menghuni bumi sebagai bagian dari ala mini.

• Telor Itik, dibungkus dengan ketupat telor, adalah lambang awal kehidupan.

• Sirih/Porosan.

• Kelapa, adalah buah serbaguna, yang juga simbol Pawitra (air keabadian/amertha).

• Papeselan, terbuat dari lima jenis dedaunan yang diikat menjadi satu adalah lambang Panca Devata.

• Gegantusan, merupakan perpaduan dari isi daratan dan lautan, yang terbuat dari kacang-kacangan, bumbu-bumbuan.

• Buah kluwek/Pangi, lambang pradhana / kebendaan / perempuan, dari segi warna merah (kekuatan).

• Buah Kemiri, adalah sibol Purusa / Kejiwaan / Laki-laki, dari segi warna putih (ketulusan).

• Sampyan pusung, terbuat dari janur dibentuk sehingga menyerupai pusungan rambut.

• Sampyan Payasan, lambang dari Tri Kona; Utpeti, Sthiti dan Pralina.

• Sesari, sebagai saripati dari karma atau pekerjaan (Dana Paramitha).

• Uang Kepeng, adalah alat penebus segala kekurangan sebagai sarining manah.

• Benang Tukelan, adalah alat pengikat simbol dari naga Anantabhoga dan naga Basuki dan naga Taksaka.



Share:

FIKIRAN

 

Hariom

Ucapan buruk akan menyakiti yg mendengarnya dan memberi karma buruk pada orang yg mengucapkannya. Perbuatan buruk akan melukai badan dan hati orang yg menjadi sasarannya alias korbannya dan memberikan karma buruk pada pelakunya. Pikiran buruk akan merusak kehidupan orang yg memiliki pikiran itu. Sesungguhnya tidak ada keuntungan dan manfaat apapun yg didapat, dgn berkata, berpikiran, dan berperilaku buruk. Dari sifat buruk maka keluar pikiran, perkataan dan perbuatan yg buruk pula. Perlu usaha2 untuk mengurangi atau menghilangkan sifat2 buruk tersebut. Dharma shastra menyatakan bibit dari sifat baik dan buruk dijaman sekarang ini sudah tertanam dalam badan setiap makhluk hidup. Bibit sifat buruk yg berkembang subur bisa mematikan bibit sifat baik, bila manusia tidak berlatih pengendalikan diri. Sebaliknya sifat baik yg berkembang subur bisa mematikan bibit sifat buruk, bila manusia giat berlatih pengendalikan diri. Namun bibit sifat baik dan sifat buruk bisa tumbuh subur bersamaan, bila manusia setengah2 dalam berlatih, kadang dia mengendalikan diri dan berbuat baik, kadang dia mengikuti hawa nafsu dan berlaku jahat.

Om Tat Sat

 

 

Have you tried the pasta with EGGS?⁉ AFTER TRYING, YOU CANNOT EAT WITHOUT EGGS 

https://youtu.be/M0q3SVlF0VY

 

Share:

NABI VS SADHU

 

Nabi tidak dapat disamakan dengan sadhu (org suci menurut Veda) atau sadhu sama dengan nabi. Ada perbedaan jelas diantara keduanya sebagai berikut:

1. Nabi: org yg mendekati Tuhan agar mendapatkan kesenangan hidup duniawi bila tidak dapat di dunia, masih minta bisa dapat setelah mati dng masuk surga.

Sadhu: org yg mendekati Tuhan agar bisa lepas dari kesenangan hidup dengan tidak ingin lahir lagi setelah mati (moksa)

2. Nabi: hasil pencerahan seorg nabi berupa ajaran yg bernama agama, yg berbeda antara satu nabi dng nabi lainnya

Sadhu: hasil pencerahan seorg sadhu berupa kesadaran murni, yg sama dng sadhu lainnya, tidak ada perbedaan

3. Nabi: aktif dalam penyebaran agamanya ditengah masyarakat luas, pada semua org tanpa kecuali

Sadhu: pasip, tinggal jauh dari keramaian masyarakat umum, menurunkan ajarannya pada murid yg mencarinya

4. Nabi: mengekslusifkan kelompoknya, memandang perbedaan sebagai kesalahan

Sadhu: memandang perbedaan sebagai anugrah bagi kebersamaan.

Om tat sat

 

Share:

DEEPAVALI HOLYDAY

 

Pencerahan tentang perayaan Deepavali.

(Biar makin paham aja ya)

MAKNA HARI SUCI DEEPAVALI

Deepavali berarti "serangkaian cahaya" dan berasal dari 'Diipaa' "cahaya, lampu" dan 'aavali' "seri, baris". Deepavali dirayakan oleh umat Hindu di masa lalu dan disebutkan dalam sastra seperti Padma Purana dan Skanda Purana.

Sebagai salah satu festival utama bagi umat Hindu se-Dunia, secara spiritual ia menandakan kemenangan cahaya atas kegelapan, kebaikan atas kejahatan, pengetahuan atas ketidaktahuan, dan harapan atas keputusasaan. Persiapan untuk perayaan dan yajna biasanya berlangsung selama lima hari, tetapi malam yang utama pada perayaan Deepavali bertepatan dengan malam yang paling gelap, malam Tilem dalam Kalender Hindu Lunisolar.

Deepavali dirayakan baik oleh umat Hindu, Jain, dan Sikh dan beberapa umat Buddha untuk menandai peristiwa sejarah yang berbeda-beda tetapi semua melambangkan kemenangan cahaya atas kegelapan, pengetahuan atas ketidaktahuan, kebaikan atas kejahatan, dan harapan atas keputusasaan.

Pemaknaan spiritual dari Deepavali dapat bervariasi secara regional, tergantung pada landasan filsafat atau perguruan ajaran Dharma, kejadian dalam sejarah, legenda, dan keyakinan. Pemaknaan Deepavali, di antara lain, adalah sebagai berikut;

KEMBALINYA SRI RAMA, SITA DAN LAKSHMANA

Hindu di seluruh dunia merayakan Deepavali untuk menghormati kembalinya Sri Rama, istrinya Sita dan saudaranya Lakshmana dari pengasingan selama 14 tahun setelah Sri Rama mengalahkan Rahwana. Untuk menghormati kembalinya Sri Rama, Sita dan Laksmana dari Lanka dan untuk menerangi jalan mereka, warga desa menyalakan lampu minyak (Dipa) untuk merayakan kemenangan kebaikan atas kejahatan.

KEMBALINYA PARA PANDAVA

Deepavali juga merayakan kembalinya para Pandava setelah 12 tahun pengasingan, Vanvas, dan satu tahun "Agyatavas" di Mahabharata.

LAKSHMI

Selanjutnya, Deepavali terkait dengan perayaan Lakshmi, yang dihormati di antara umat Hindu kita sebagai Devi kemakmuran / kekeyaan batin dan istri Deva Vishnu. Bersama dengan Devi Lakshmi, umat Hindu membuat persembahan kepada Ganesha, yang melambangkan awal yang beretika dan kekuatan yang tanpa rasa takut dapat hilangkan segala rintangan; Saraswati, yang mewujudkan inspirasi, sastra, seni, musik dan pembelajaran, dan Kubera, yang melambangkan pembukuan, manajemen harta kekayaan, baik secara fisik maupun spiritual.

VISHNU

Deepavali melambangkan saatnya Vishnu kembali kepada Lakshmi dan tempat tinggal mereka di Vaikuntha; sehingga mereka yang menyembah Lakshmi dapat menerima manfaat dari suasana hati yang baik, dan oleh karena itu diberkati dengan kekayan batin, kesehatan mental, fisik dan material selama satu tahun ke depan.

KALI / DURGA

Ada pula yang merayakan Deepavali dengan cara memuja Devi Kali atau Devi Durga sebagai Adi-Shakti yang mengalahkan Mahishasura, dalam rangkaian festival Kali Puja / Durga Puja.

SRI KRISHNA

Sri Krishna dirayakan pula pada Deepavali karena mengalahkan Narakasura. Orang menandai Gunung Govardhan, dan merayakan berbagai kejadian dalam sejarah tentang Sri Krishna. Hari raya Govardhan Puja dirayakan, dengan 56 atau 108 masakan yang berbeda yang disiapkan, dipersembahkan kepada Sri Krishna, kemudian berbagi dan dirayakan oleh masyarakat setempat.

YAMA DAN NACHIKETA

Beberapa Hindu mengasosiasikan Deepavali dengan legenda Yama dan Nachiketa pada malam Deepavali. Pemaknaan dalam cerita Nachiketa kembali lagi kepada kebenaran dan kepalsuan, kekayaan spiritual yang sejati dan kekayaan material yang sementara dan pengetahuan melawan kebodohan. Cerita tersebut tercatat dalam Katha Upanishad.

TAHUN BARU

Dalam beberapa bagian tertentu di dunia, festival Deepavali menandai awal tahun baru Hindu.

Jadi peristiwa sejarah dan legenda sebagai landasan untuk merayakan Deepavali bervariasi. Namun, mereka semua mengarahkan kepada sebuah kesan penuh dengan sukacita. Perayaan Deepavali yang cemerlang dan bercahaya menjadi sebuah pengingat akan pentingnya pengetahuan, mulat sarira, perbaikan diri, mengetahui dan mencari jalan yang baik dan benar dalam kehidupan ini. Ini adalah sebuah metafora untuk menolak kejahatan, untuk menghilangkan kegelapan dan mewujudkan belas kasih kepada yang lain. Deepavali adalah sebuah perayaan cahaya batin atas kegelapan spiritual, pengetahuan atas kebodohan dan kebenaran atas kepalsuan.

Deepavali adalah sebuah penegasan kembali yang meriah dari keyakinan umat se-Dharma seluruh dunia, bahwa pada akhirnya Kebenaran akan selalu Jaya.

Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia.

 

Share:

TIPE MANUSIA

 




4 MACAM TIPE MANUSIA.

1). Huang Ti Sen, Huang Ti Gu (Badan raja, tulangnya juga tulang raja).

Golongan ini untuk, orang kaya dan jiwanya juga kaya dan bisa menggunakan kekayaannya untuk dinikmati, juga mau berbuat Amal/ Kebajikan.

 

2) Huang Ti Sen, Ji Kai Gu (Badan raja, tapi tulang pengemis ).

Golongan ini menggambarkan, orang kaya tapi nggak bisa menikmati uangnya. Kerjanya sibuk terus menerus untuk mencari uang. Jangankan untuk berbuat kebajikan, setiap tindakannya saja dihitung untung ruginya. Memiliki mobil bagus cuma bisa dielus-elus saja, malah banyak supir atau pegawainya yang pakai. Dunianya cuma toko atau tempat kerjanya. Tahu-tahu sudah tua. (Banyak nih yang model gini disekeliling kita).

 

3) Ji Kai Sen, Huang Ti Gu (Badan pengemis, tapi tulang raja).

Golongan ini menggambarkan, orang-orang yang secara materi biasa-biasa saja, tapi bisa menikmati hidupnya. Walaupun hidupnya pas-pasan, tapi bermental kelimpahan dan berjiwa sosial.

4) Ji Kai Sen, Ji Kai Gu ( Badan pengemis, tulang juga pengemis ).

Golongan ini paling parah, sudah miskin bermental pengemis, sudah nggak punya duit, mentalnya minta dikasihani terus, istilah kerennya bermental poor me atau kasihanilah saya.

Dalam menjalani kehidupan ini, jika kita benar-benar menjalankan ajaran kebajikan dengan benar, maka tidak mungkin bisa sampai terpuruk. Yang mesti diingat bahwa, tidak punya uang itu hanya bersifat sementara, tapi kalau merasa miskin itu mental yang akan terus menempel dalam Pikiran dan Perbuatan. Belajarlah hidup chin chai.

Orang tua selalu menasehati kita kalau mau hidup banyak sahabat, relasi yang baik, keluarga harmonis, dagangan lancar dan hidup menjadi santai dan enjoy, maka jadilah orang yang chin chai artinya tidak terlalu banyak perhitungan plus Easy Going.

 

Share:

SINGKONG

 

Cara Membuat Singkong Goreng Empuk Merekah


https://youtu.be/ETHAWv1D6cU

 



SINGKONG GORENG MEREKAH

By @emihacikenz

Bahan:

1 kg singkong kualitas bagus, kupas, cuci bersih n potong2 sesuai selera

5 siung bawang putih halus n ketumbar secukupnya

Garam secukupnya

Air dingin dari dlm kulkas secukupnya buat merendam singkong

Minyak utk menggoreng

Cara:

- Kukus singkong smp empuk kurleb 25 menit, tp tergantung singkongnya jg

- Sediakan wadah masukkan air es, kemudian tambahkan garam, ketumbar n bawang putih halus, test rasa jika sdh pas rasanya masukkan singkong dlm keadaan panas ke dlm air es dingin, diamkan singkong hingga merekah dgn sendirinya

- Kemudian tiriskan, dan goreng kecoklatan ampe warnanya cakep

- Angkat sajikan, lembut dan empuk bgt

 


SINGKONG GORENG MEKAR

by: @susan_mellyani

BAHAN:

1 kg singkong kupas,potong bulat

1 sdt bawang putih bubuk

1/2 sdm garam

1 sdt kaldu bubuk

1 sdt ketumbar bubuk

500ml air

LANGKAH:

1.campur air dgn bawang putih bubuk,ketumbar bubuk,kaldu bubuk dan garam,koreksi rasanya,jika ada yg krg blh di tambah,aduk rata,simpan di freezer

2.cuci bersih singkong lalu kukus hingga matang dan empuk,jika telah matang,angkat lalu lgsg masukan ke campuran air bumbu yg di freezer td dan pastikan air sdh bnr2 dingin bgt

3.tata singkong hingga benar2 terendam semua yah,lalu simpam kembali di freezer supaya suhu dinginnya terjaga

4.sesekali lihat singkong jika telah mekar semua keluarkan dr freezer,krg lbh 10-15 menit

5.angkat singkong dr air lalu tiriskan,goreng hingga kuning keemasan,sajikan

6.jika tdk ada bawang putih dan ketumbar bubuk bs di ganti bawang dan ketumbar biasa yg di haluskan ya mak

 

Bahan:

1 kg singkong

3 siung bawang putih, parut/haluskan

1 sdm ketumbar bubuk

1 sdm garam (sesuai selera)

2 sdm margarin

Secukupnya air untuk merebus

Secukupnya minyak untuk menggoreng

Secukupnya air es

.

Cara membuat:

1. Kupas singkong, cuci bersih lalu potong2 sesuai selera, sisihkan.

2. Didihkan air dlm panci, masukkan singkong, rebus sampai matang.

3. Angkat singkong lalu masukkan kedalam air es yg sdh diberi garam, bawang putih & ketumbar bubuk, setelah singkong terlihat merekah & pecah2, angkat & tiriskan.

4. Panaskan minyak goreng, tambahkan 2 sdm margarin kedalam minyak, goreng singkong dlm minyak panas sampai matang kecoklatan, angkat, tiriskan dengan tissues dapur, sajikan.



Singkong melepuh

Bikinnya gampang banget

- 1 kg singkong kualitas bagus

Kupas, potong2 sesuai selera lalu kukus sampai empuk

- Sementara menunggu singkong dikukus, siapkan bumbu perendam, haluskan 4 btr bawang putih, 1/2 sdm ketumbar butiran dan garam secukupnya

- Setelah halus campur dgn air dingin dr kulkas, klo untuk 1 kg singkong kira2 1 ltr air klo nanti kurang bs ditambah

- Setelah singkong empuk msh dlm keadaan panas langsung masukan ke dlm air rendaman, pastikan singkong terendam seluruhnya

- Biarkan kurleb 30 mnt atau sampai singkong merekah

- Goreng singkong dgn minyak byk sampai kuning keemasan.

 


Share:

RAMAYANA

 

Pada Kakawin Ramayana, Prabu Dasarata dianggap sebagai raja yang memiliki kompetensi yang lengkap.Pantas di jadikan Teladan.Diantaranya:

"Wruh ta sira ring Weda artinya beliau adalah seorang intelektual yang menguasai Weda,"

Bhakti ring Dewa artinya berbakti pada Para Dewa.

Tharmalupeng pitra puja artinya  ingat dengan Pemujaan leluhur.

Masih ta sireng swagotra kabeh artinya juga ingat dengan sanak saudara serta warganya sendiri.

dalam Nitisastra dan Sarasamuscaya disebutkan 'rwa ikang nimitaning wong inastuti, pisaningu majaranaken parusia wacana, pisaningu umirakira ulah tan yukti kunang.'

Ada dua hal yang menyebabkan seseorang di dunia ini akan mendapatkan kemuliaan.

Pertama apabila dia tidak pernah berpikir sekalipun yang tidak baik.

Dua tidak pernah sekalipun mengujarkan perkataan yang kotor atau parusia wacana.

 

Share:

HARE KRISNA BUKAN HINDU

 




#HARE KRISHNA, SANATANA DHARMA ATAU SAMAWI ⁉️

Berkali-kali si Tukang Kajang Bias menyebutkan fakta bahwa Prabhupada (pendiri Hare Krishna/ISKCON) adalah lulusan "Scottish Church College," jurusan Teologi Kristen , sebuah perguruan tinggi yang dimiliki dan dikelola oleh yayasan Gereja Kristen Skotlandia, di Kalkuta.

Berkali-kali pula orang Bali yg tak sekolah ini mengekspresikan rasa herannya, mengapa karakter teologi Hare Krishna sangat mirip dengan keyakinan Samawi (terutama Kekristenan.)

Bukan tanpa maksud. Saya berharap semeton menangkap "pesan tersamar" yang ingin saya sampaikan bahwa:

Hare Krishna TIDAK LEBIH DARI sebuah gerakan yang ingin "menjual" sistim kepercayaan baru (neo-religion). Sebuah sistim kepercayaan yang prinsip dasarnya berkarakter Samawi, tetapi dikemas menggunakan purana-purana yang mendukung ide tersebut dan patut diduga telah membuat tafsir Bhagawadgita yang "bengkok" tetapi dilabel "AS IT IS" supaya dikira otentik.

Untuk menemukan fakta tersebut, mari kita kilas balik terlebih dahulu APA ITU SANATANA DHARMA.

🔱PRINSIP-PRINSIP DASAR SANATANA DHARMA (HINDU)🔱

Banyak pihak, terutama kaum puritan di India, yang merasa tidak nyaman dengan nama Internasional "Hindu" untuk agama yang berbasis ajaran WEDA ini.

Disamping berbau-bau Persia dan Dunia Barat, juga menimbulkan bias untuk merangkum sistim kepercayaan yang terdiri dari puluhan aliran tersebut (Shaiwaism, Waisnawaism, Shaktism, Smartism, Buddhism, Jainism, Shaikkism, dlsb).

Rasa tidak nyaman tersebutlah yang membuat banyak kalangan lebih memilih istilah "Sanatana Dharma" (=ajaran hidup yang abadi) ketimbang "Hindu."

Tetapi, terlanjur, internasional terlanjur menggunakan istilah Hindu dalam dokumen legal. Ya sudahlah.

Yang paling mendasar dalam Hindu (Sanatana Dharma,) tuhan yang disebut "Brahman" melingkupi semua ruang, termasuk di dalam tubuh manusia. A-sekaligus-theist. Mono-sekaligus-Poly theist.

Makanya para pemikir Barat menggolongkan Hindu (Sanatana Dharma) sebagai "Pantheism", yaitu sistim yang meyakini tuhan berada di semua ruang, termasuk di dalam diri manusia (pan=semua, theism=sistim ketuhanan.)

Prinsip dasar Sanatana Dharma inilah yang kemudian melahirkan prinsip turunan "TAT TWAM ASI" = ITU adalah engkau, dan engkau adalah dia/mereka. Ada Tuhan di dalam diri setiap orang dan lingkungan, termasuk dirimu. Thus menghormati mahluk lain dan lingkungan sama dengan menghormati dirimu sendiri dan Tuhan.

Prinsip yang sama diterapkan oleh Orang Bali melalui kearifan lokalnya yang disebut "Tri Hita Karana," yaitu menjaga hubungan yang harmonis dengan (1) Tuhan&manifestasinya (Parahyangan); (2) Sesama manusia (Pawongan); dan (3) Lingkungan (Palemahan).

Prinsip dasar lainnya yang khas dari Sanatana Dharma ada di TUJUAN AKHIRnya, yaitu: MOKSHA (menyatu dengan Brahman yang melingkupi semua ruang itu.)

Tujuan akhir tersebut dapat dicapai melalui banyak cara, sesuai karakter masing-masing individu:

1)Raja yoga (meditasi/samadhi)

2)Jnana yoga (kesadaran/kecerdasan rohani)

3)Bhakti yoga (yajna/persembahan)

4)Karma yoga (perbuatan baik)

Semua cara memiliki kualitas keutamaan yang sama, saling melengkapi dan saling mendukung.

Kiranya tak perlu saya jabarkan lebih banyak lagi, seperti Samsara/Punarbawa, Atman, dan Karmapala, sudah sangat sering dibahas.

Minimal, itulah prinsip-prinsip dasar paling KHAS dari ajaran Sanatana Dharma (Hindu) yang tidak bisa ditemukan dalam sistim kepercayaan lain.

Apakah Hare Krishna menunjukan kekhasan karakter Sanatana Dharma tersebut❓

⚜BAGAIMANA PRAKTEK HK: APAKAH SESUAI DENGAN PRINSIP-PRINSIP SANATANA DHARMA❓

Untuk bisa melihat Hare Krishna dengan jernih terus bisa menakar "barang" apa sebenarnya HK itu, pertama harus dipisahkan dengan Bhagawadgita terlebih dahulu.

Ya saya tahu. Tidak mudah memisahkan Hare Krishna dari Bhagawadgita (dan Purana-Purana Waisnawa.) Sebab, anggota Hare Krishna memang sengaja MEMBANGUN KESAN SEOLAH-OLAH Bhagawadgita adalah hak monopoli mereka. Tujuannya jelas:

👉Pertama, untuk membangun asumsi kolektif di kalangan masyarakat dunia SEOLAH-OLAH Hare Krishna lah yang PALING BERHAK sekaligus PALING OTORATIF dalam menfasirkan isi Bhagawadgita (asumsinya mereka yang punya kan?)

👉Kedua, setelah asumsi pertama terbangun maka selanjutnya mereka BEBAS MENAFSIRKAN isi Bhagawadgita sesuai kepentingan mereka, termasuk membuat "MANUAL BOOK" (juklak & juknis) penerapan Bhagawadgita. Dan publik akan meyakini itu sebagai KEBENARAN yang wajib dipercaya dan pantang untuk ditentang.

👉Ketiga, ujung-ujungnya sudah pasti menjadikan Bhagawadgita sebagai "komoditi jualan" sekaligus tameng.

Saat ini, ketiga tujuan di atas sudah nyaris tercapai. Terbukti, umat Hindu yang paling terpelajar sekalipun kebingungan ketika diminta krama adat menentukan sikap. Dengan dalih "berhati-hati" kaum terpelajar di Bali memilih sikap "abu-abu" dengan cara "pura-pura tuli" (mungkin supaya tetap terlihat cerdas di mata Krama Bali❓)

Bahkan saya mendengar selentingan (entah benar entah tidak,) lembaga Hindu resmi di Indonesia tidak berani bersikap tegas, konon, karena alasan tersebut.

Lembaga keumatan tertinggi itu konon khawatir Hindu Bali tidak akan diakui lagi oleh negara bila HK melarang penggunaan Bhagawadgita bagi Hindu di Indonesia.

Padahal, pertanyaannya: Siapa yg menerbitkan sertifikat kepemilikan Bhagawadgita untuk Hare Krishna❓Kapan dan dimana tepatnya serahterima kepemilikan itu terjadi❓

Yang saya ketahui, copyright yang dipegang oleh ISKCON hanya BG tafsir Prabhupada, yang ada label "AS IT IS", beserta saduran-sadurannya. BUKAN BHAGAWADGITA NYA SENDIRI.

Yang "tricky" dari persoalan Hare Krishna ini, orang tidak tahu persis apa isi doktrin yang dicekokan kepada para pengikut. Apakah isi Bhagawadgita yang murni atau "manual book" khusus yang bisa jadi telah dibengkokkan❓

Yang tahu tentu hanya anggota dan para pengurus Hare Krishna itu sendiri.

Sedangkan pihak luar, tahunya anggota HK hampir selalu merujuk Bhagawadgita dan Purana-Purana Waisnawa yang mereka sebut sebagai "Weda."

Sehingga sulit bagi publik untuk mengatakan Hare Krishna bukan Hindu. Meskipun sudah bolak-balik Prabhupada (Nabinya HK) bilang "Kami tidak mewakili Hindu dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan Hindu."

(Mohon maafkan kesalahpahaman saudara-saudara Hindu saya, wahai Yang Mulia Prabhupada.)

Untungnya, meskipun si tukang kajang bias tidak pernah sekolah, masih bisa melihat perbedaan fundamental Hare Krishna dengan Sanatana Dharma (Hindu) melalui 'core value' yang mereka bincangkan dan perilaku yang mereka tunjukan.

Di mata saya pribadi, Hare Krishna lebih dekat ke kelompok agama Samawi (terutama Kristen) ketimbang Sanatana Dharma.

👉Dari sisi teologi misalnya, Hare Krishna meyakini hanya ada 1 tuhan, yaitu: Tuhan Sri Krishna Caitanya Mahaprabhu yang tidak lain adalah pendiri Hare Krishna yang hidup 500 tahun lalu pada masa kerajaan Islam Mughal di Benggala Barat sekarang Bangladesh yang di percayai menjadi Raja di Kerajaan Surga (di sebut Waikunta) dan INGAT yang di sembah bukanlah Sri Krishna dalam itihasa Mahabharata yang tidak lain awatara Dewa Wisnu.

❌Bagi HK, Sri Krishna/Caitanya Mahaprabhu adalah Tuhan itu sendiri yang pernah turun ke Bumi sebagai manusia dan kelak akan turun lagi ke Bumi untuk membebaskan manusia dari belenggu Kejahatan .

(Mirip Yesus Kristus yang oleh umat Kristen diyakini sebagai Tuhan dengan julukan "Sang Juru Selamat).

✅Sedangkan dalam Sanatana Dharma (Hindu), Krishna adalah awatara Dewa Wisnu/Narayana. Dewa Wisnu sendiri adalah salahsatu aspek Shaguna Brahman yang menjalankan fungsi sebagai pemelihara.

❌Kemudian manusia umum yang belum meyakini Krishna Caitanya Mahaprabhu sebagai Tuhan, dalam doktrin HK, tak lebih dari mahluk "belum sadar" (bodoh) yang rentan "tersesat."

(mirip seperti sebutan "domba" dalam Kekristenan).

Setelah mengenal Sri Krishna Caitanya Mahaprabhu sebagai Tuhan barulah seseorang bisa disebut manusia pelayan alias "dasa/dasi" (mirip seperti sebutan "gembala" dalam Kekristenan).

❌Tujuan manusia dalam HK bukan "moksha" seperti Sanatana Dharma, melainkan untuk menjadi pelayan abadi Sri Krishna Caitanya Mahaprabhu di Waikunta (mirip seperti "Kerajaan Surga" dalam Kekristenan.)

Meskipun dalam Bhagawadgita disebutkan bahwa "Jalan manapun yang akan engkau tempuh akan sampai kepadaku," pada prakteknya HK menggunakan doktrin yang sama sekali berbeda.

Anggota HK selalu mengatakan diri mereka percaya akan Hukum Karma dan memilih jalan "Karma Yoga." Tetapi prakteknya tidak begitu.

❌Hare Krishna meyakini doktrin bahwa: SATU SATUNYA CARA untuk mencapai Kerajaan Surga (Waikunta) hanya dengan menjaga kesadaran akan kuasa Tuhan Krishna Caitanya Mahaprabhu secara terus-menerus, dengan cara mengucapkan japa "Hare Krishna Hare Rama."

❌Menurut doktrin HK, siapapun yang terus-menerus mengucapkan japa tersebut akan DIBEBASKAN dari konsekwensi segala perbuatan (dosa.)

(mirip seperti Tuhan Yesus Kristus yang menebus semua dosa umat Kristen dengan darah beliau sendiri sehingga dijuluki sebagai "Sang Juru Selamat.)

✅Sedangkan tujuan akhir dalam Sanatana Dharma adalah Moksa dan percaya dengan Karma Pala. Karma buruk tidak bisa dihapus dengan cara apapun.

Yang bisa dilakukan hanya mengurangi kepekatan dosa dengan cara tekun menjalankan: perbuatan baik (karma yoga), beryadnya (bhakti yoga), membangun kesadaran rohani (jnana yoga) dan meditasi/samadhi (raja yoga), secara kosisten dan terus-menerus, melalui kelahiran dan kematian yang berulang-ulang.

Hal lainnya, tidak ada DOGMA dalam Sanatana Dharma. Sebagai contoh:

✅Tidak ada nama Tuhan yang pasti dan berlaku umum bagi penekun Sanatana Dharma diseluruh dunia. Tuhan di suatu tempat boleh dipanggil dengan nama berbeda di tempat lain, asal yang dimaksud adalah entitas yang sama, ya Brahman itu sendiri.

❌Sedangkan dalam Hare Krishna, Tuhan namanya ya harus Sri Krishna Caitanya Mahaprabhu di seluruh dunia. Mirip seperti agama-agama Samawi.

Belum lagi jika berbicara tentang penyebaran dan konversi.

✅Sanatana Dharma oleh dunia dikenal sebagai sistim kepercayaan yang lebih fokus "membangun kualitas kerohanian ke dalam" ketimbang ekspansi ke luar. Mahatma Gandhi mengibaratkan Sanatana Dharma seperti "bunga mawar"; kupu-kupu lah yang mendekatinya karena keindahan dan aroma wangi yg dipancarkan oleh si bunga mawar.

❌Sedangkan Hare Krishna, di sisi lain, sangat intens dan agresif dalam menyebarkan ajarannya. Bisa jadi, per hari ini, HK adalah sistim kepercayaan yang paling gencar di dunia dalam mencari pengikut, mengalahkan agama-agama Samawi, bahkan jika dibandingkan dengan Kristen/Katolik sekalipun.

Kemudian jika dilihat dari karakter pengikut juga sangat bertolak belakang.

✅Karakter Sanatana Dharma (Hindu) yang non-dogmatis (non-doktrin) membuat karakter para penekunnya cenderung enggan memperdebatkan kebenaran. Mereka meyakini banyak cara dan beragam nama Tuhan, sehingga TIDAK PERNAH berusaha untuk MEMONOPOLI KEBENARAN.

❌Sedangkan penganut Hare Krishna, biasanya, di awal-awal perkenalan mereka nampak sangat baik, nice, peduli, dst. Tetapi sekali orang lain menunjukan "sikap tidak setuju" apalagi sampai berani menyangkal kebenaran mereka, pengikut HK akan berubah drastis; yang tadinya nampak seperti malaikat seketika berubah menjadi sangat kasar dan kejam. Kalau menurut saya ini spt "musang berbulu domba". Culas dan munafik. Jauh dari karakter Dharma.

Sampai pada titik ini saya telah berkesimpulan bahwa Hare Krishna (HK) terlalu jauh dan menjadi terlalu dipaksakan jika dimasukkan ke dalam kelompok ajaran DHARMA. Rasanya lebih mirip ke SAMAWI (terutama Kristen) ketimbang SANATANA DHARMA.

By the way, Prabhupada yang bernama asli Abhay Charanaravinda (dipanggil Abhay Charan De, Nandulal) lulus "Scottish Church College," tahun 1920 jurusan Teologi Kristen.


 

Share:

AKHIR ZAMAN

 

TSUNAMI itu NYATA

 

https://youtu.be/pjGKh4iMAgc

 


Share:

Contact Us

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Powered by Blogger.

About Me

My photo
My Name is NI NENGAH DESSI.I am a blogger.Female.I am a Balinese.Indonesia is my country.

SEGEHAN HARI RAYA NYEPI

  Kemarin banyak yang tanya Segehan yg 11tanding itu untuk dimana Ini saya share ulang yang lebih lengkap. ✓ Tri Mala Paksa, yaitu Bhuta Buc...