TERONG

 

A friend from Turkey taught me how to cook eggplant so tasty, tastier than meat! Simple recipe.

https://youtu.be/Xjnckhz6GVg

 

Share:

EGO

 



Sifat EGOIS

1.Tidak merasa bersalah jika merepotkan orang lain

Sebagai makhluk sosial, sudah pasti kita akan memerlukan orang lain. Meminta tolong kepada orang lain untuk melakukan hal yang tidak mampu kita lakukan sendiri, tentu sudah biasa terjadi. Tapi, orang yang egois, biasanya tidak memikirkan perasaan orang yang dia mintai tolong.

Orang egois biasanya tidak peduli meskipun orang lain merasa kerepotan karena permintaannya terlalu berlebihan atau di waktu yang tidak tepat.

2. Selalu ingin dinomorsatukan dalam segala hal

Orang egois selalu ingin diistimewakan dan merasa dirinya spesial. Menjadi prioritas bagi semua orang adalah hal yang dia inginkan. Ketika dia ingin melakukan sesuatu, dia merasa bahwa semua orang harus selalu ada untuk mendukung dia dari segi apapun, baik moral maupun material.

3. Sangat jarang menghargai usaha dan kerja keras orang lain

Salah satu tanda sifat egois yang jarang disadari banyak orang adalah kurangnya penghargaan yang diberikan atas usaha orang lain. Orang egois merasa bahwa sudah sewajarnya orang lain melakukan usaha sekeras itu terhadap dirinya karena dia pantas mendapatkan hal tersebut. Padahal bisa jadi orang lain terpaksa melakukan hal tersebut.

4. Selalu merasa bahwa dirinya benar dan orang lain yang salah

Ketika suatu kesalahan terjadi, orang egois sangan enggan untuk menginstropeksi dirinya sendiri. Karena baginya, kesalahan pasti datang dari orang lain dan bukan dari dirinya. Keegoisan seperti ini biasanya menjadikan orang lain malas untuk mendekat. ....Wah, jangan sampai punya sifat begini ya.

5. Enggan mempertimbangkan masukan dari orang lain

Ciri orang egois lainnya yaitu dia tidak pernah menerima masukan dari orang lain. Baik itu dari atasan, guru, orang tua, apalagi temannya sendiri. Baginya, menerima masukan baik berupa kritik maupun saran adalah hal yang menurunkan derajatnya. .,ohhh egois sekali.

6. Melakukan segala cara seperti mengatur orang lain demi kepentingan diri sendiri

Mengatur jadwal orang lain agar bisa membantu dia dalam urusan pribadinya adalah salah satu tanda sikap egois. Tanpa kita sadari, kita pasti sering melakukan hal ini.... Hayo, ngaku? Belum terlambat untuk berubah

Jika kamu sering seperti ini, maka ada baiknya kamu mulai menghargai orang lain. Menanyakan terlebih dahulu kesediaan orang tersebut untuk membantumu bisa jadi solusi yang baik untuk sifat egoismu.

Semoga bermanfaat untuk bahan introspeksi.


Share:

CHEF

 

The executive chef teaches you a new way to cook chicken breasts. The outside of the pot is crispy

The executive chef teaches you a new way to cook chicken breasts. The outside of the pot is crispy and fragrant, tender and delicious.

 

Hello everyone, I am A Chao, and I will share with you a home-cooked recipe every day!

 

I am a food lover and love to sing! Whenever you have time to spare, stop and sing and cook! This is how life can be enjoyed! Especially like making friends! I hope to spread positive energy to everyone through my food!

https://youtu.be/TFULzEaK75g

 

Share:

OTONAN 02


 

Om Swastyastu Semeton

 

Ketut Agus Nova, S.Fil. H. M.Ag atau akrab disapa Jro Anom menjelaskan bayuh oton diyakini sebagai momen untuk menetralisir derita bawaan sejak lahir. Sehingga tidak jarang jika mebayuh dilaksanakan atas kondisi tertentu, seperti kelainan jiwa, sakit berkepanjangan, sering dirundung kesialan atau kecelakaan. “Pelaksanaan mabayuh oton bermaksud untuk pengruwatan demi menyelamatkan manusia dari akibat keburukan hari lahir dan unsur karma phala yang buruk. Karena masih me­lekat pada diri manusia serta mengurangi pengaruh Sad Ripu atau sifat-sifat keraksasaan yang dibawa sejak lahir,” jelasnya.

 

Tak hanya demi menghilangkan segala kesakitan dan kesialan. Mebayuh oton disebut Jro Anom mampu memperbaiki karakter seorang anak. Menurutnya Umat Hindu meyakini karakter anak bisa dibawa sejak lahir. Apabila anak memiliki utang atau kapiutangan saat ia lahir, maka akan ber­dampak pada karakternya kelak ketika ia sudah dewasa.“Untuk memusnahkan karakter buruk yang sudah dibawa dari lahir itu, masyarakat Bali melakukan upacara mabayuh oton. Mereka percaya dan berdasarkan pengalaman beberapa masyarakat, karakter anak itu setelah dibayuh berangsur menjadi lebih baik,” terangnya.

 

Jro Anom menyebutkan upacara mabayuh oton dalam pelaksanaannya terdapat perbedaan sarana upa­kara yang dipergunakan. Ini didasari disamping perbedaan wewaran, wuku dan ingkel. Bahkan tempat mebayuh atau metubah, tirta yang dipergunakan dikatakan Jro anom bisa saja berbeda-beda. “Untuk menentukan sarana upakara saat mebayuh oton itu didasari atas perhitungan pancawara, saptawara dan pawukon.

 

Sehingga tiap orang bisa saja berbeda-beda jenis sarana upakara yang dipergunakan,” kata dosen STAHN Mpu Kuturan ini. Disebutkan Jro Anom Dalam Lontar Wraspati Kalpa tempat mebayuh juga berbeda-beda, berdasarkan perhitungan pancawara saptawara dan pawukon.


Share:

BANTEN OTONAN

 


BANTEN OTONAN

 

Umat Hindu di Bali mengenal hari kelahiran sebagai Otonan. Dimana Hari Otonan Bali ini diambil dari wewaran menurut tanggal lahir sang anak dan diperingati setiap 6 bulan kalender Caka (210 hari). Mengenai sarana upakara Banten Otonan Bali ini sebenarnya bersifat fleksible dan tidak harus dilakukan dengan mewah. Semuanya dikembalikan ke niat dan ketulusan masing-masing.

 

Saat melakukan prosesi otonan beberapa masyarakat biasanya menggunakan banten tumpeng tiga dan tumpeng lima. Apabila menggunakan banten tumpeng lima, secara umum terdiri dari:

 

1. Banten Pengambeyan, mengandung makna simbolis memohon karunia dari Ida Sang Hyang Widhi dan para leluhur.

2. Banten Dapetan, mengandung makna simbolis ungkapan terima kasih dan rasa syukur kepada Ida Sang Hyand Widhi karena sudah diberikan kesempatan untuk meniti kehidupan dan selalu dalam perlindungan-Nya.

3. Banten Peras, mengandung makna simbolis memohon keberhasilan dan kesuksesan dari suatu yadnya.

4. Banten Pejati, mengandung makna simbolis rasa kesungguhan hati kehadapan Ida Sang Hyang Widhi dan manifestasinya akan melaksanakan suatu upacara, memohon dipersaksikan, dengan tujuan mendapatkan keselamatan.

5. Banten Sasayut, mengandung makna simbolis memohon keselamatan dan kesejahteraan, dan berkurang serta lenyapnya suatu penyakit.

6. Banten Segehan, mengandung makna simbolis harmonisnya hubungan antara manusia dengan semua ciptaan Ida Sang Hyang Widhi (palemahan)

 

Selain itu, juga ada sarana-sarana lainnya seperti bija, dupa, toya anyar, tirta panglukatan, dan Tirta Hyang Guru.

 

Sebelum memasuki prosesi otonan, Sang Ibu dari anak yang diotonkan akan melaksanakan beberapa tahapan prosesi terlebih dahulu diantaranya:

 

1. Sang Ibu akan ngayab sarana banten kehadapan Sang Hyang Atma. Ini sebagai tanda bahwa hari itu merupakan hari lahirnya Sang Hyang Atma yang menjelma sebagai manusia di Bumi.

2. Lalu, dilanjutkan dengan menghaturkan segehan di bawah bale atau tempat dimana anak meoton, untuk memohon kepada Sang Hyang Butha Kala agar prosesi otonan berlancar dan sang anak terhindar dari marabahaya.

Share:

DAKSINA

 


DAKSINA  UNSUR DAN MAKNANYA

 

Daksina merupakan tapakan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, dalam berbagai manifestasi-Nya dan juga merupakan perwujudan-Nya. Daksina mempunyai beberapa fungsi atau tujuan yaitu sebagai berikut:

 

• Permohonan kehadapan Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa agar Beliau berkenan melimpahkan wara nugrahaNya.

• Sebagai persembahan atau tanda terima kasih yang dalam “Yadnya Patni”, disebutkan daksina selalu menyertai banten-banten yang agak besar dan sebagainya perwujudan atau pertapakan.

• Dalam lontar Yadnya Prakerti disebutkan bahwa Daksina melambangkan Hyang Guru/Hyang Tunggal.

 

Unsur-Unsur Daksina:

• Alas bedogan/srembeng/wakul/katung, terbuat dari janur/slepan yang bentuknya bulat dan sedikit panjang serta ada batas pinggirnya.

• Tampak, dibuat dari dua potongan janur lalu dijahit sehinga membentuk tanda tambah.

• Beras, yang merupakan makanan pokok melambang dari hasil bumi.

• Bedogan/srobong, terbuat dari janur/slepan yang dibuta melingkar dan tinggi, seukuran dengan alas wakul.

• Pisang, Tebu dan Kojong, adalah simbol manusia yang menghuni bumi sebagai bagian dari ala mini.

• Telor Itik, dibungkus dengan ketupat telor, adalah lambang awal kehidupan.

• Sirih/Porosan.

• Kelapa, adalah buah serbaguna, yang juga simbol Pawitra (air keabadian/amertha).

• Papeselan, terbuat dari lima jenis dedaunan yang diikat menjadi satu adalah lambang Panca Devata.

• Gegantusan, merupakan perpaduan dari isi daratan dan lautan, yang terbuat dari kacang-kacangan, bumbu-bumbuan.

• Buah kluwek/Pangi, lambang pradhana / kebendaan / perempuan, dari segi warna merah (kekuatan).

• Buah Kemiri, adalah sibol Purusa / Kejiwaan / Laki-laki, dari segi warna putih (ketulusan).

• Sampyan pusung, terbuat dari janur dibentuk sehingga menyerupai pusungan rambut.

• Sampyan Payasan, lambang dari Tri Kona; Utpeti, Sthiti dan Pralina.

• Sesari, sebagai saripati dari karma atau pekerjaan (Dana Paramitha).

• Uang Kepeng, adalah alat penebus segala kekurangan sebagai sarining manah.

• Benang Tukelan, adalah alat pengikat simbol dari naga Anantabhoga dan naga Basuki dan naga Taksaka.



Share:

SUAMI ISTRI MENURUT WEDA

 


Hari Om

Bagi seorang istri setia, suami ibarat dewa, tempat dia berlindung dan berbagi suka maupun duka. Bagi seorang suami setia, istri ibarat dewi, tempat dia dilayani dan berbagi tugas. Ada hubungan yg saling menguntung bila suami istri tidak egois, saling menghormati dan menghargai. Suami hendaknya mendengarkan pendapat istri bila sesuai aturan Weda begitupun istri hendaknya mengikuti semua perkataan suami yg sesuai dgn aturan Weda karena tujuan hidup org berkeluarga adalah menjadi grihastha agar bisa moksa. Maka penting setiap pasangan memperdalam ajaran Weda2 agar bisa seiring sejalan. Om tat sat








Share:

Contact Us

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Powered by Blogger.

About Me

My photo
My Name is NI NENGAH DESSI.I am a blogger.Female.I am a Balinese.Indonesia is my country.

SEGEHAN HARI RAYA NYEPI

  Kemarin banyak yang tanya Segehan yg 11tanding itu untuk dimana Ini saya share ulang yang lebih lengkap. ✓ Tri Mala Paksa, yaitu Bhuta Buc...