Pantangan di Tahun
Baru Imlek : 6 Hal yang Seharusnya Tidak Dilakukan Pada Saat Imlek
JAN
23, 2017 festival imlek, hal tabu imlek, larangan imlek, malam tahun baru imlek, pantangan imlek
Last Updated on 4 February 2021 by Herman
Tan
Masyarakat Tionghoa percaya bahwa Festival Musim
Semi merupakan awal dimulainya tahun yang baru. Apa yang diperbuat di
awal juga akan menentukan peruntungan di sepanjang tahun. Ada banyak hal yang
tidak boleh dilakukan selama awal tahun baru Imlek.
Secara tradisi, terdapat cukup banyak pantangan yang berkaitan dengan festival
tahun baru. Tetapi pada tahun-tahun belakangan ini beberapa larangan
sudah mulai ditinggalkan, terutama di antara kalangan masyarakat urban yang
modern di kota-kota besar dan di kalangan generasi muda.
Pantangan di Hari Tahun Baru Imlek
Inilah daftar 6 pantangan teratas yang pantang dilakukan di
hari pertama Tahun Baru Imlek. Kebijaksaan pembaca diperlukan
untuk menyikapi hal dibawah :
1. Hindari Minum Obat
Adalah
hal yang tabu bagi seseorang untuk menyeduh obat herbal atau minum obat di hari
pertama tahun yang baru. Jika tidak, orang tersebut diyakini akan jatuh sakit
di sepanjang tahun.
Di beberapa daerah pedesaan Tiongkok, setelah berdentangnya
lonceng2 di kuil tepat pada tengah malam di Hari Tahun Baru, orang yang sedang
sakit memecahkan gerabah tempat obat dengan keyakinan bahwa dengan melakukan
tradisi ini penyakit akan dibawa pergi menjauh dari tahun yang baru.
2. Jangan Menyapu atau Membuang Sampah
Kegiatan menyapu di hari tahun baru Imlek dikaitkan dengan
hilangnya pula kekayaan, karena diyakini akan ikut tersapu bersih. Membuang
sampah melambangkan dapat ikut terbuangnya semua peruntungan yang baik atau
nasib baik dari dalam rumah.
3. Jangan Sarapan dengan Bubur
Dilarang
menyantap bubur, karena ada anggapan bahwa hanya orang miskinlah yang menyantap
bubur sebagai sarapan, dan orang tidak ingin memulai awal tahun dengan
“kemiskinan” karena hal ini merupakan pertanda yang buruk.
4. Jangan Mencuci Pakaian dan Keramas
Rambut
Orang tidak mencuci pakaian pada hari pertama dan kedua
setelah tahun baru, karena konon kedua hari ini dirayakan sebagai hari ulang
tahun Dewa Air (水神;
Shuishen).
Rambut tidak boleh dikeramas pada hari pertama tahun baru.
Dalam Bahasa Mandarin, kata rambut (头发; Toufa) memiliki pengucapan dan karakter yang sama dengan
kata Facai (发财),
yang bermakna ‘menjadi kaya’.
Oleh sebab itu, ini dipandang sebagai hal yang tidak baik,
karena dianggap “mencuci bersih keberuntungan seseorang” di awal tahun.
5. Dilarang Melakukan Pekerjaan Jahit
Menjahit
Hindari
penggunaan pisau dan gunting agar tidak celaka, entah seseorang bisa terluka
atau rusaknya peralatan. Hal ini dianggap bisa membawa kepada
ketidakberuntungan dan penipisan kekayaan di tahun baru.
Baca Juga : Meriahnya Perayaan Tahun Baru Imlek 2568 Bersama Koko
Cici Jakarta Dan HUA MULAN
6. Wanita yang Sudah Menikah Tidak
Diperbolehkan Berkunjung ke Rumah Orang Tuanya
Anak perempuan yang sudah menikah tidak diijinkan berkunjung
ke rumah orang tuanya pada saat hari Imlek, karena diyakini akan membawa nasib
buruk kepada orang tua dan menyebabkan kesulitan ekonomi dalam keluarga
tersebut. Menurut tradisi, anak perempuan yang sudah menikah berkunjung ke
rumah orang tuanya pada hari kedua tahun baru Imlek.
Selain ke 6 hal diatas, masih terdapat 10
hal lain yang juga ‘Ditabukan’ selama Festival Imlek.
Selama Festival Musim Semi (dimulai dari hari ke-1 hingga
hari ke-15 Tahun Baru Imlek) berlaku pantangan sebagai berikut :
1. Tangisan
anak dipercaya akan membawa kemalangan ke dalam keluarga. Oleh sebab
itu orang tua akan melakukan apapun yang terbaik untuk menjaga agar anak tidak
menangis dengan semua cara yang mungkin.
2. Jangan memotong rambut menjelang Imlek.
Menurut kepercayaan, kita tak boleh memotong/menggunting rambut pada saat tahun
baru Imlek; alasannya keberuntungan kita disepanjang tahun akan ikut terpotong
juga, seperti yang sudah dijelaskan No.4 diatas.
3. Kunjungan ke rumah sakit selama periode
ini juga diyakini akan membawa penyakit kepada orang yang bersangkutan di tahun
yang baru. Oleh sebab itu, hindari melakukan kunjungan ke rumah sakit, kecuali
benar-benar dalam situasi gawat darurat.
4. Pencuri : Jangan biarkan orang lain
mengambil apapun langsung dari saku Anda (termasuk uang) selama Festival Musim
Semi. Berhati-hatilah agar Anda tidak kecopetan, karena hal ini pertanda akan
adanya pencurian terhadap seluruh kekayaan Anda di tahun yang baru.
5 Hutang : Jangan meminjamkan uang di hari
tahun baru, dan usahakan semua hutang harus dibayar lunas sebelum malam tahun
baru. Jika ada seseorang yang berhutang uang kepada Anda, jangan datang menagih
ke rumahnya. Orang yang melakukan hal ini dikatakan akan sial sepanjang tahun.
6. Tempat penyimpanan beras tidak boleh
kosong. Jika tidak, akan megakibatkan ketidakpastian dan masa depan yang suram.
Berhenti atau tidak memasak selama periode tahun baru merupakan pertanda yang
buruk.
7. Pakaian yang robek : Jangan mengenakan
pakaian baru yang robek. Jika ada yang mengenakannya di bulan pertama tahun
yang baru, terutama anak-anak, dikatakan akan membawa kemalangan.
8. Jangan terluka : Terluka selama Festival
Musim Semi harus dihindari, karena darah dianggap sebagai pertanda buruk akan
datangnya malapetaka, seperti luka karena pisau atau bencana berdarah lainnya.
Baca Juga : Tahun Baru Imlek 2019; Seputar Tradisi dan Kegiatan
Yang Dilakukan Masyarakat Tionghoa
9. Jangan mengenakan pakaian berwarna putih atau
hitam, karena sesuai tradisi kedua warna ini berkaitan dengan hal
perkabungan.
10. Jangan memberi hadiah seperti gunting
dan cermin, karena benda-benda ini memiliki makna yang tidak baik dalam budaya
Imlek.
No comments:
Post a Comment